prestasiku

pada umur 15 thun saya ikut kjuaraan  liga danone dan mndapt juara 2,

setelah ikut liga danone saya ikut lagi kejuaraan liga jawa pos dan mndapt juara 3 saat itu saya mash umr 16 tahun,.

setelah mnginjak SMP saya ikut kjuaraan POPDA dan tim saya mndapat juara 3.

dan tidak itu saja mndapat juara,pada waktu SMA saya juga ikut  POPDA dan mndapat juara 2.

Setelah menginjak umur 21 saya ikut PSBI U-21 waktu itu tim saya mndapat juara 3.

Dan yang terhkir saya ikut kjuaraan PSBI U-23  dan tim saya mndapt juara 1..

bapak ” atep “

Atep Jadi Bapak

Jum’at, 6 November 2009 – 12:45 wib
text TEXT SIZE :  
// Share
Raka Zaipul – Koran SI
BANDUNG – Ketidakhadiran winger Persib Bandung, Atep pada laga uji coba kontra Persib U-21, Kamis (5/11/2009), rupanya menjadi kebahagiaan sendiri baginya. Atep kini telah resmi menjadi seorang bapak.

Bersamaan dengan laga uji coba, putri pertama pemain asal Cianjur tersebut telah lahir dengan selamat di Rumah Sakit Bersalin Limijati, Jalan Riau, pada pukul 17.13 WIB. Atep sendiri yang menyaksikan langsung proses persalinan si jabang bayi dari rahim istrinya Lilis Yumaini, mengaku sangat tegang.

Menurut Atep, sebetulnya sejak Rabu (4/11/2009) malam istrinya sudah merasakan sakit di perutnya. Namun masih ditahan karena belum terlalu terasa. Baru keesokan paginya sekira pukul 10.15 WIB, Atep langsung membawanya ke rumah sakit bersalin. Selama proses penantian kelahiran si jabang bayi, diakui Atep selama itu pula dirinya terus dirindung ketegangan.

“Jujur ya, saya tegang sekali, bahkan lebih tengang dari pertandingan sepakbola. Saya betul-betul tidak tega melihat perjuangn istri dalam melahirkan. Ini pengalaman saya yang paling menengangkan, karena ini anak pertama kami,” kata Atep kepada wartawan yang menjenguknya, Jumat (6/11/2009).

Bayi mungil tersebut memiliki berat badan 2,650 kg dengan panjang 48 cm. Atep dan istrinya memberinya nama Nakeisha Amira Grabiela yang artinya putri bangsawan maha sempurna. Atep mengaku sejak istrinya mengandung 7 bulan, dirinya sudah menyiapkan nama tersebut. “Nama ini sudah kita siapkan jauh-jauh hari,” imbuhnya.

ingin mencetak sejarah ” ronaldinho “

Ronaldinho Ingin Cetak Sejarah

Jum’at, 6 November 2009 – 16:39 wib
text TEXT SIZE :  
// Share
Fetra Hariandja – Okezone

Foto: Reuters
MILAN – Gelandang serang AC Milan Ronaldinho sempat tidak konsisten di awal musim. Dengan kerja keras, pemain Timnas Brasil itupun mendapatkan tempat ketika Rossoneri melakoni laga besar. Belum cukup, Ronaldinho mulai menatap keberhasilan lainnya.

Mantan pemain Barcelona tersebut menjelaskan ingin mencontoh mantan kapten Paolo Maldini dalam memimpin Milan meraih gelar di ajang domestik dan internasional.

“Saya selalu merasakan hal sama, meskipun banyak hal yang telah terjadi selama tiga tahun,” kata Ronaldinho kepada La Gazzetta dello Sport seperti dilansir Goal, Jumat (6/11/2009).

“Saya belum berubah. Saya hanya memiliki lebih banyak pengalaman. Perbedaannya adalah sekarang saya bermain dan saya cukup beruntung bermain untuk tim bermental juara,” lanjut pemah yang sempat mengalami cedera panjang tersebut.

“Sulit untuk duduk di bangku cadangan. Saya hanya bahagia ketika mampu melakukan apa yang paling saya cintai yaitu bermain sepakbola,” tegasnya.

“Saya menikmati diri sendiri. Saya suka Milan. Kami bisa bermain sepakbola menyerang dengan pemain semacam hebat. Dan kami bersahabat, terasa seperti keluarga dan Milanello terasa seperti di rumah,’ pungkas Ronaldinho.

juara nasional ” yudistira & hokky “

Yudhistira & Hokky Rebut Juara Nasional

Minggu, 1 November 2009 – 19:31 w
//

Foto: Hokky Krisdianto
JAKARTA – Dua pembalap Yamaha Yudhistira dan Hokky Krisdianto berbagi gelar di seri pamungkas Indoprix 2009. Kemenangan itu membuat mereka merebut gelar juara nasional kelas IP 125 cc dan IP 110 cc usai tampil impresif di Sirkuit Binuang, Kalimantan Selatan, Minggu (1/11/2009).

Yudhistira merebut juara nasional kelas IP 125 cc setelah meraih kemenangan di dua race. Di race pertama, rider HRVRT BGM-HBM IRC itu finish terdepan dengan catatan waktu 25 menit, 34.905 detik. Catatan waktunya semakin bagus setelah kembali finis terdepan di race kedua. Dia mencatat waktu terbaik 25 menit, 33.880 detik.

Kemenangan itu membuat posisi Yudhistira sebagai leader klasemen pembalap tak terkejar rival lainnya setelah mengumpulkan 152 poin. Di posisi kedua ditempati Hokky dengan perolehan 124 poin, kemudian Denny Triyugo di tempat ketiga dengan 94 poin. “Saya senang meraih kemenangan ini. Saya tak menduga merebut juara nasional kelas 125 cc,” kata rider berusia 19 tahun tersebut.

Sementara Hokky merebut juara nasional kelas IP 110 cc setelah finis pertama di race awal dengan catatan terbaik 25:50.817. Sayang, di race kedua, dia tercecer di posisi ketiga 26:01.248.

Namun, hasil itu sudah cukup mengantarkannya menjadi juara nasional tahun ini. Apalagi, posisinya di tampuk klasemen tak tergeser dengan perolehan 161 poin. Posisi kedua ditempati Yudhistira dengan 136 poin, lalu Owi Nurhuda dengan 126 poin.

rileks ” rossi “

Rossi Rileks di Seri Penutup

Rabu, 4 November 2009 – 08:09 wib
text TEXT SIZE :  
// Share
Muchamad Syuhada – Okezone

Foto: Daylife
VALENCIA – Tidak ada lagi beban dibenak pembalap Fiat Yamaha Velentino Rossi saat tampil di GP Valencia akhir pekan ini. Sudah ditahbiskan sebagai juara dunia MotoGP 2009, The Doctor merasa sangat rileks menghadapi seri penutup.

Rossi resmi mengangkat piala usai tampil di GP Malaysia dua pekqn silam. Saat ini posisinya di klasemen pembalap sudah tidak mungkin dikejar oleh pesaing terdekat Jorge Lorenzo.

Sirkuit Valencia akan jadi saksi berakhirnya perhelatan MotoGP musim ini. Tidak seperti pada di seri sebelumnya di mana Rossi selalu serius dan fokus pada duel di lintasan, kali ini dia mengaku sangat santai.

“Saya sangat senang karena bisa melakukan balapan dengan menggengam gelar juara dan tanpa tekanan. Sekarang saya hanya harus menikmatinya saja,” tutur Rossi.

“Ini adalah musim yang sangat fantastis. Sekarang kami hanya perlu menyelsaikan satu pekan lagi sebelum memulai proyek untuk 2010

nicky hayden

Hayden Terkenang Memori 2006

Kamis, 5 November 2009 – 09:11 wib
text TEXT SIZE :  
// Share
Azwar Ferdian – Okezone

F: daylife
VALENCIA – Musim pertama Nicky Hayden bersama Ducati tidak terlalu maksimal. Hayden ingin menutup balapan musim ini di GP  Valencia dengan semangat tinggi dan bisa naik podium, seperti ketika menjadi juara pada musim 2006.

Ketika menjadi jawara MotoGP pada 2006 bersama Repsol Honda, The Kentucky Kid memastikannya di Valencia dengan finish di posisi tiga, di belakang Troy Bayliss and Loris Capirossi. Hayden pun meyebut Valencia sebagai venue spesial.

“Saya cinta Valencia. Saya punya memori spesial ketika menjadi juara pada 2006. Saya menyukai karakter sirkuit ini, dan saya yakin bersama Ducati saya bisa sukses di sini,” jelas Hayden seperti dilansir MotoGP.com, Rabu (4/11/2009).

“Saya tak sabar menanti balapan. Saya selalu merasa istimewa di sini. Saya disambut baik dan atmosfer yang ada sangat mendukung. Untuk itu saya berharap bisa mendapatkan hasil baik dengan finish di 10 besar yang membutuhkan 12 poin tambahan.”

Hayden saat ini terdampar di posisi 13 dengan poin 93. Hayden tertinggal delapan poin dari Randy de Puniet di posisi 12.

pemain terbaik perancis ” viera “

Vieira: Saya Gelandang Terbaik Prancis

Jum’at, 6 November 2009 – 18:27 wib
text TEXT SIZE :  
// Share
Fetra Hariandja – Okezone

Foto: Reuters
MILAN – Pemain Inter Milan Patrick Vieira jengkel dengan kebijakan pelatih Timnas Prancis Raymond Domenech yang kemungkinan tidak memanggilnya. Dengan lantang, mantan punggawa Juventus ini mengklaim dirinya masih menjadi gelandang terbaik di Prancis.

Vieira bersikeras dirinya tidak layak diabaikan oleh Domenech saat Prancis melakoni dua laga play-off Piala Dunia melawan Irlandia.

“Tidak ada seorang pun pemain yang memiliki kualitas setingkat dengan saya di Perancis saat ini,” kata Vieira kepada surat kabar L’Equipe, Jumat (6/11/2009).

“Saya bisa datang sebagai orang yang arogan, tapi saya yakin itu,” tegasnya.

Vieira mengalami masa suram seiring cedera sejak bergabung dengan Inter dari Juventus pada 2006.

“Saya tahu berada pada satu situasi yang sulit, karena saya bukan starter reguler di Inter. Tapi saya sudah kembali ke standar kualitas dan ini penting. Tujuan saya adalah bermain lebih teratur agar selalu memperoleh tempat di tim inti,

martinez sulit ditebak

Stosur: Martinez Sulit Ditebak

Jum’at, 6 November 2009 – 10:20 wib
text TEXT SIZE :  
// Share
Achmad Firdaus – Okezone

Foto:commbanktennis.com
NUSA DUA – Unggulan kedua Samantha Stosur harus mampu menundukkan Maria Jose Martinez Sanchez, jika ingin lolos ke semifinal Commonwealth Bank Tournament of Champions 2009. Namun, ia sadar hal itu tidak mudah.

Pada pertandingan terakhir di Grup B di BICC The Westin, Nusa Dua, Bali, Stosur akan berhadapan dengan Martinez yang sukses membuka peluang ke semifinal setelah menundukkan Agnes Szavay, kemarin.

Posisi kedua petenis kini seimbang, setelah mengoleksi satu kemenangan. Nah, pada pertandingan yang akan digelar Jumat (6/11/2009), keduanya dipastikan harus mengerahkan segenap kemampuannya untuk merebut tiket empat besar.

“Martinez merupakan petenis yang sulit ditebak. Sebab, ia bermain dengan mengggunakan tangan kiri. Jadi, pertandingan nanti pasti akan berbeda dari biasanya,” papar Stosur kepada okezone.

“Pertandingan bakal ketat. Martinez merupakan petenis tangguh dan sulit dikalahkan. Jadi, saya harus menampilkan performa maksimal untuk bisa mengalahkannya,” tambah petenis yang mengaku menyukai nasi goreng ini.

Pada turnamen ini, Stosur memang berharap bisa tampil sebagai juara. Namun, jika pun gagal, ia mengaku takkan kecewa.

“Ini turnamen penutup musim ini. Jadi, turnamen ini selayaknya bonus. Jika menang, tentu saya akan senang. Namun jika pun kalah, tidak apa. Saya sudah cukup puas berada di tempat yang sangat indah (Bali-red),” tandas petenis 25 tahun ini

jejak kimiko

Kimiko Ikuti Jejak Rezai

Jum’at, 6 November 2009 – 14:51 wib
text TEXT SIZE :  
// Share
Achmad Firdaus – Okezone

Foto:commbanktennis.com
NUSA DUA – Petenis Kimiko Date Krumm menjadi petenis kedua yang memastikan diri lolos ke semifinal Commonwealth Bank Tournament of Champions 2009. Kimiko mengikuti jejak wakil dari Grup D, Aravane Rezai yang telah lebih dulu menggenggam tiket empat besar, kemarin.

Keberhasilan petenis Jepang ini menembus semifinal memang tak lepas dari faktor keberuntungan.  Betapa tidak, Kimiko menggenggam tiket setelah unggulan ketiga Yanina Wickmayer mundur akibat terganjal skorsing satu tahun dari Asosisasi Anti-Doping Dunia (WADA), karena mangkir melakukan tes kesehatan.

Padahal, sebelumnya Wickmayer menjadi pemain yang paling diunggulkan untuk melaju ke semifinal. Sebab, di pertandingan pertama, Rabu, kemarin, petenis Belgia ini sukses membungkam Kimiko 7-6 (5) dan 6-3.

Kimiko sendiri sempat memperpanjang nafas saat menundukkan petenis Spanyol, Anabel Medina Garrigues 6-4 dan 6-3 di pertandingan kedua, kemarin.

Kemenangan ini menjadi tidak berarti jika pada pertandingan hari ini, Wickmayer sukses menundukkan Anabel di pertandingan terakhir Grup C. Kimiko mendapat berkah setelah Wickmayer mundur karena terganjal skorsing. Posisinya pun digantikan petenis alternate, Vera Dushevina.

Vera sendiri memang takkan lolos ke semifinal kendati menang lawan Anabel, malam nanti. Pasalnya petenis Rusia ini hanya memainkan satu pertandingan, sementara kemenangan yang ditorehkan Wickmayer tidak serta merta dilimpahkan kepadanya.

Dengan kondisi ini, Kimiko dan Anabel yang bermain full, dua pertandingan memiliki kesempatan menembus semifinal. Namun, jika nanti Anabel manang lawan Dushevina, petenis Spanyol ini tetap tak mampu menghalangi langkah Kimiko ke semifinal, kendati sama-sama mengecap satu kemenangan.

Merujuk pada aturan WTA, jika dua atau lebih petenis yang mengoleksi poin sama, maka penentuan yang berhak ke semifinal akan ditentukan melalui head to head. Nah, dalam hal ini, Anabel kalah head to head dari Kimiko.

Di semifinal nanti, Kimiko (101) dipastikan takkan bersua Rezai (44). Sebab, empat kandidat semifinalis lainnya memiliki peringkat lebih tinggi. Marion Bartoli (12) akan berhadapan dengan Shahar Peer (31) di grup A. Sementara satu tiket semifinal lainnya akan diperebutkan Samantha Stosur (13) dan Martina Sanchez (30) di Grup B yang hingga kini masih bersaing ketat.

tips mencegah stress

kita sering mengalami stress

ada beberapa hal untuk mencegah stress :

1. mendengar musik

2. mencoba hal baru

3. melihat film lucu

4. berdoa kpd Tuhan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.